Sebelum Hari yang Dijanjikan Tiba

 

Apakah janji itu wahai saudaraku? Tahukah kalian apa itu janji? Janji ialah suatu keputusan yang pasti akan terjadi. Lalu apa janji Allah kepada kita? Kita adalah manusia yang dilahirkan ke dunia, kemudian Allah Ta’ala mengaruniakan nikmat-nikmat-Nya kepada kita sehingga dengan itu kita menjadi tahu yang sebelumnya kita tak tahu apa-apa, kemudian jika Allah menghendaki, kita menjadi dewasa kemudian menjadi tua bahkan sebelum merasakan masa tua kita lihat banyak di antara kita yang telah dipanggil Allah dalam usia yang masih muda, dan kita tak heran itu semua, tetapi kita haruslah menyaksikan kekuasaan dan keagungan di balik ini semua, yakni Allah Maha Kuasa, Allah yang menghidupkan dan mematikan.

Seorang petani memiliki ladang padi yang hijau meluas. Kemudian datanglah masa panen itu, sang petani segera memanen padi-padinya yang sudah menguning. Musim penghujan merupakan rezeki baginya. Saat musim hujan tiba, suburlah tetanaman di bumi ini berkat karunia Allah yang agung. Saat musim kemarau tiba, keringlah tetumbuhan di bumi ini, sawah-sawah merana, tanah-tanah semua gersang dan bumi menjadi mati. Padi-padi pun otomatis layu dan petani mengalami gagal panen, jika telah begini siapakah yang berkuasa atas segalanya? Apakah sang petani yang berkuasa untuk menyuburkan padi-padinya yang telah mati ataukah Allah Ta’ala? Walaupun banyak memang padi-padi yang masih hijau namun apa daya, Allah telah berkehendak maka jadilah padi-padi tersebut mati dalam usianya yang masih hijau.

Perumpamaan di atas kiranya cukup sebagai ibroh bagi kita untuk senantiasa kita yakin dan ridha akan takdir dan keputusan Allah. Hidup dan mati insan memang telah digariskan oleh Allah, tak ada satupun yang mengetahui kapan seseorang akan menemui ajalnya sekalipun para nabi yang diutus ataukah itu malaikat yang didekatkan, semua tidak tahu tentangnya kecuali Allah. Allah mengetahui segalanya, yang nampak maupun yang tersembunyi, semuanya Allah tahu. Allah berfirman,

Tidakkah kamu perhatikan, bahwa Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya. dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang Telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.”(QS.Al Mujaadilah 7)

Ketahuilah bahwa semua amalan kita dicatat di sisi-Nya, Allah berfirman dalam surat Qaaf ayat 18:

Tiada suatu ucapan yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat yang selalu hadir.”

Bukan hanya dicatat saja, tapi juga akan diberi ganjaran yang setimpal. Dan jika Allah telah menyiksa, maka sungguh adzab-Nya sangatlah pedih,

Sesungguhnya adzab Rabbmu benar-benar keras.” (QS.Al Buruj: 12)

Dan dalam surat Al fajr ayat 25:

Maka pada hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksaan-Nya.”

Oleh karena itu pada suatu hari Rasulullah pernah bersabda:.

Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya (Allah), seandainya kalian wahai para sahabatku, melihat apa yang yang aku lihat, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis”, mereka bertanya,”Apa yang engkau lihat wahai Rasulullah?”, Beliau menjawab: ” Aku melihat surga dan neraka.” (HR Muslim)

Sebenarnya bagaimanakah kondisi neraka hingga para sahabat Nabi menangis sesenggukan tatkala mengingatnya?

Dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim Nabi menggambarkan keadaan adzab yang paling ringan di neraka:

Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya adalah seseorang yang mengenakan sepasang sandal dari api, yang dengan sebabnya otaknya mendidih, sebagaimana mendidihnya air di dalam bejana. Dia mengira bahwa tidak ada satupun penghuni neraka yang lebih keras adzabnya darinya. Padahal ia adalah orang yang yang paling ringan adzabnya.”(HR. Buhari dan Muslim)

Mengapa dia sampai mengira semacam itu? Karena api di neraka bukanlah seperti api di dunia.

Api kalian -yang dinyalakan bani Adam (di dunia)- hanyalah satu bagian dari tujuh puluh bagian neraka Jahannam.” (HR Bukhari dan Muslim)

Seberapa dalamkah neraka? Kita akan dapatkan jawabannya dalam kisah di bawah ini,

Abu Hurairah berkata, “Suatu hari kami duduk-duduk bersama Nabi, tiba-tiba terdengarlah suara benda jatuh, serta merta Nabi bersabda, ” Tahukah kalian suara apa itu?” Kami menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu,” maka beliau bersabda, “Benda itu adalah batu yang Allah lemparkan ke dalam neraka Jahanam sejak 70 tahun yang lalu sekarang baru sampai ke dasarnya.”(HR. Muslim)

Apa makanan dan minuman penghuni neraka? Allah berfirman,

Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar“. (QS.Al Ghasyiyah: 7-6)

Sesungguhnya pohon Zaqqum itu makanan orang yang banyak dosa ia bagaikan kotoran minyak yang mendidih di dalam perut seperti mendidihnya air yang sangat panas“. (QS.Ad Dukhan 43-46.)

Mereka diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong motong ususnya“. (QS.Muhammad: 15)

Mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya. Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapatkan) minuman selain air yang mendidih dan nanah“. (QS.An Naba: 23-25)

Apakah tatkala usus mereka terputus-putus mereka langsung mati? Ya, tapi akan dihidupkan kembali, padahal satu hari di neraka sama dengan seribu tahun di dunia. Allah Ta’ala berfirman:

Sesungguhnya satu hari disisi Rabbmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.” (QS.Al Hajj: 47)

Seandainya kita di dalam neraka setengah sehari hari saja, berarti kita akan mendekam di dalamnya selama 500 tahun/5 abad. Wallohi nakhsyauka Yaa Allah! Na`udzu billah min dzalik...

Oleh karena itu, selagi kita masih di dunia, marilah kita berlomba-lomba untuk mensucikan dosa-dosa kita sebelum datang hari yang pada saat itu tidak ada kesempatan lagi untuk beramal, yang ada hanyalah penyesalan yang tiada gunanya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: